Aku anak Jujur, menghindari Perpecahan Keluarga

326

Zulfirman.com – Ini kisahku semasa di bangku Sekolah Dasar. Waktu itu aku sedang ikut serta bareng keluarga ke kampung dalam rangka menghadiri undangan pernikahan salah satu keluarga dari Ibu disana.

Sebagaimana acara pernikahan lainnya, sampai disana tentunya keluarga yang lain pada datang dan seisi rumah pun dipenuhi orang-orang dewasa dan anak-anak dengan kesibukannya masing-masing.

Di siang hari, aku pun ingin buang air kecil. Dengan bergegas langsung masuk ke kamar mandi. Legah rasanya karena memang sebelunya harus antri dulu untuk bisa masuk.

Dan sehabis buang air, belum lagi aku melangkahkan kaki untuk keluar, pandangannya teralihkan dengan kantong yang terbuat dari kain dan pengingat, ku buka perlahan dan alangkah terkejutnya diriku melihat segepok uang ratusan ribu didalam.

Tanpa pikir panjang, kantung yang berisikan uang tersebut langsung kuambil dan kubawa keluar.

Jam berganti jam,, belum ada kudengar kehebohan lain selain musik pesta pernikahan. Akunpun mulai tenang dan mulai berpikir berbagai macam mainan yang bisa  kubeli dengan uang yang barusan kudapat.

Namun keesokan harinya, kegaduhan pun dimulai.  Salah seorang anggota keluarga, sebut aja bibi A, yg berasal dari kota lain berkoar-koar mengatakan kehilangan uang sekian juta. Dia menuduh ada seseorang yang mengambil uang tersebut dari tasnya di kamar tidurnya.

Saling tuduh dan curiga pun terjadi, khususnya ke orang-orang yang semalam keluar-masuk dari kamar yang disebutkan.

Bahkan ada satu laki-laki berusia lebih tua dariku, kurang lebih seusia anak SMA yang jadi tersangka karena memang abang ini peringainya seperti preman dan kurang jujur orangnya.

Hubungan antar keluarga pun seperti mau pecah. Ahli bait pun menjadi ga enak hati karena kasus ini.

namun akhirnya ku beranikan diri untuk bersuara. Ku beritahu di tengah orang-orang yang sedang berkecamuk itu bahwasanya semalam diriku menemukan kantung kain berisi banyak duit ini di kamar mandi.

Kupikir.. biarlah ga jadi beli mainan daripada keluarga ini pecah gara-gara saling tuduh.

Alhamdulillah.. syukurlah bibi A juga teringat bahwa semalam dia ada masuk ke kamar mandi dan meninggalkan kantung uangya disana, jadi bukan karena ada “maling” yang sengaja ambil dari tasnya di kamar tidur.

Suasana pun kembali redah dan kembali bahagia. Ditambah lagi, karena kejujuranku, akhirnya aku mendapatkan mainan yang dibeliakan bibi A untukku.

Aku anak Jujur karena jujur itu baik bagi semua orang termasuk diri sendiri

Anak Indonesia,, Berani Jujur Hebat…!! 🙂

Berkomentar yang Sopan di bawah ini 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here